Perubahan Rayon Kemahalan

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1952

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 1952 TENTANG PERUBAHAN RAYON KEMAHALAN Presiden Republik Indonesia, Menimbang : PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 1952 TENTANG PERUBAHAN RAYON KEMAHALAN Presiden Republik Indonesia, Menimbang : bahwa ternyata perlu untuk meninjau kembali pembagian rayon kemahalan termaksud dalam lampiran D dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 16 tahun 1950 dan tabel I dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 17tahun 1950, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nr 16 tahun 1951 dan Peraturan Pemerintah Nr 51 tahun 1951; Mengingat :

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 16 tahun 1950 (Lembaran-Negara Nr 46 tahun 1950);

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 17 tahun l950 (Lembaran-Negara Nr 47 tahun 1950);

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 25 tahun 1950 (Lembaran-Negara Nr 64 tahun 1950);

Peraturan Pemerintah Nr 16 tahun 1951 (Lembaran-Negara Nr 28 tahun 1951);

Peraturan Pemerintah Nr 51 tahun 1951 (Lembaran-Negara Nr 71 tahun 1951); Mengingat pula : pasal 98 dari Undang-undang Dasar Sementara Republik Indonesia; Mendengar : Dewan Menteri dalam rapatnya yang ke 3 pada tanggal 18 April 1952; Memutuskan : Menetapkan : Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Rayon K

Pasal I. Lampiran D dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 16 tahun 1950 dan tabel I dari Peraiuran Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 17 tahun 1950, sebagaimana telah diubah dalam Peraturan Pemerintah Nr 16 tahun 1951 dan Peraturan Pemerintah Nr 51 tahun 1951, berturut-turut diganti dengan Lampiran baru D. dan Tabel baru I yang dilampirkan pada Peraturan Pemerintah

Pasal II. Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal 1 Mei 1952. Agar supaya setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatan dalam Lembaran-Negara Republik I

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 30 April 1952. Presiden Republik Indonesia, T

SOEKARNO Menteri Urusan Pegawai, T

SUROSO. Menteri Keuangan, T

SUMITRO DJOJOHADIKUSUMO. Diundangkan pada tanggal 6 Mei 1951. Menteri Kehakiman, T

LOEKMAN WIRIADINATA. -------------------------------- CATATAN LAMPIRAN. Pasal I. Lampiran D baru yang ketiga dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 16 tahun 1950 dan Tabel I baru yang ketiga dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat Nr 17 tahun 1950. Pembagian R

Mulai berlaku terhitung dari tanggal 1 Mei 1952. Daftar Daerah (Rayon) menurut tingkatan kemahalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 Peraturan Pemerintah Nr 16 tahun 1950 dan pasal 6 Peraturan Pemerintah Nr 17 tahun 1950. JAWA : Jakarta Raya Rayon IX I. Propinsi Jawa-Barat

Kabupaten Bogor Rayon VIII Kabupaten Bandung Rayon VIII Kabupaten Cirebon Rayon VIII

Daerah lain dalam Propinsi Jawa-Barat Rayon VII II. Propinsi Jawa-Tengah Rayon VII III. Propinsi Jawa-Timur Rayon VII Daerah Istimewa Yogyakarta Rayon VII SUMATERA : IV. Propinsi Sumater Uatara

Daerah Keresidenan Aceh dan daerah dibawahnya Dahulu Rayon X

Daerah Keresidenan-Sumatera Timur dahulu :

Onderafdeling-onderafdeling Labuhanbilik dan Labuhanbatu (Rantauprapat) Rayon X

Daerah lain di Keresidenan Sumatera Timur dahulu Rayon IX

Daerah Keresidenan Tapanuli dahulu :

Onderafdeling-onderafdeling Nias dan kepulauannya (Gunung Sitoli) Rayon X Kepulauan Batu (pulau Tello) Rayon X Dairilanden (Sidikalang) Rayon X

Onderafdeling-onderafdeling Silindung (Tarutung) Rayon VIII H

Toba (Siborong-borong) Rayon VIII Toba (Balige) Rayon VIII Samosir (Pangururan) Rayon VIII 3. Daerah lain dalam Keresidenan Tapunuli dahulu Rayon IX V. Propinsi Sumatera Tengah I. Onderafdeling-onderafdeling : Tanjung Pinang dahulu Rayon III Karimun (Tanjung Balai) dahulu Rayon IV Lingga (Dabo-Singkep) dahulu Rayon IV Pulau Tujuh (Tarempa) dahulu Rayon IV Kerinci Indrapura (Sungai Penuh) dahulu Rayon VIII Painan dahulu Rayon VIII Kepulauan Mentawai (Sikakap-Sawangtungku) dahulu Rayon VIII Padang dahulu Rayon X Sijunjung dahulu Rayon X Kuala Tungkal dahulu Rayon X Maninjau dahulu Rayon XI Jambi dahulu Rayon XI Muara Tembesi dahulu Rayon XI Muara Tebo dahulu Rayon XI Sarolangun dahulu Rayon XI Air molek dahulu Rayon XII Indragiri B

(Rengat) dahulu Rayon XII Indragiri B

(Tembilahan) dahulu Rayon XII K

(Taluk) dahulu Rayon XII Bengkalis dahulu Rayon XII Selatpanjang dahulu Rayon XII Siak (Siak-Sri-Indrapura) dahulu Rayon XII Bagan Siapi-api dahulu Rayon XII Rokan (Pasirpengarayan) dahulu Rayon XII Kamparkiri (Pakanbaru) dahulu Rayon XII Bangko dahulu Rayon XII Muarabungo dahulu Rayon XII 2. Daerah lain dalam Propinsi Sumatera Tengah Rayon IX VI. Propinsi Sumatera Selatan 1. Onderafdeling-onderafdeling : Mana dahulu Rayon VIII Kaur (Bintuhan) dahulu Rayon VIII Muko-muko dahulu Rayon VIII Telukbetung (Tanjungkarang) dahulu Rayon VIII Kota Agung dahulu Rayon VIII Metro dahulu Rayon VIII Sukadana dahulu Rayon VIII Bengkulu Seluma (Bengkulu) dahulu Rayon IX Curup dahulu Rayon IX Rejang Lebong (Kapahiang) dahulu Rayon IX Muara Aman dahulu Rayon IX Kroe (Liwa) dahulu Rayon IX Kotabumi dahulu Rayon IX Menggala dahulu Rayon IX Belitung (Tanjungpandan) dahulu Rayon IX Manggar dahulu Rayon IX Komering Ilir (Kayu Agung) dahulu Rayon XI Musi Ilir en Kubustreken (Sekayu) dahulu Rayon XI Tanjung Enim dahulu Rayon XI Lematang Ilir (Muara Enim) dahulu Rayon XI Rawas (Surulangun) dahulu Rayon XI 2. Daerah lain dalam Propinsi Sumatera Selatan Rayon X VII. Propinsi Kalimantan

Orderafdeling-onderafdeling: Pulau Laut Tanahbumbu (Kotabaru) dahulu Rayon IX Oost Kutai (Samarinda) dahulu Rayon IX Balikpapan dahulu Rayon IX West Kutai (Tenggarong) dahulu Rayon IX Muara Muntai dahulu Rayon IX Boven Mahakam (Longiran) dahulu Rayon IX Tidungse Landen (Malinau) dahulu Rayon IX Apau Kayang (Long Nawang) dahulu Rayon IX Telukbayur dahulu Rayon IX Berau (Tanjung Redeb) dahulu Rayon IX Beneden Matan Boven Matan (Ketapang) dahulu Rayon IX Sukadana dahulu Rayon IX Beneden Dayak (Kuala Kapuas) dahulu Rayon XI Boven Dayak (Kuala Kurun) dahulu Rayon XI Pahandut dahulu Rayon XI Sampit dahulu Rayon XI Kotawaringin (Pangkalan Bun) dahulu Rayon XI Muara Teweh dahulu Rayon XI Purukcahu dahulu Rayon XI

Daerah lain dalam Propinsi Kalimantan Rayon X VIII.Propinsi Sulawesi

Daerah Minahasa :

Daerah bagian Minahasa (Menado) Rayon IX

Daerah bagian Bolaang Mongondou (Kotamobagu) Rayon IX

Daerah bagian lain dalam daerah Minahasa Rayon VIII

Daerah Sulawesi Utara :

Daerah bagian Buoo (Leok) Rayon IX

Daerah bagian lain dalam daerah Sulawesi Utara Rayon VIII

Daerah Sulawesi Tengah :

Daerah bagian Kolonedale Rayon VIII

Daerah bagian Palu Rayon VIII

Daerah bagian lain dalam daerah Sulawesi Tengah Rayon IX

Daerah Sangihe Talaud (Tahuna) Rayon X

Daerah Sulawesi Selatan :

Daerah bagian Jeneponto Rayon VII

Daerah bagian Moros Rayon VII

Daerah bagian Pangkajene Rayon VII

Daerah bagian Sinjai Rayon VII

Daerah bagian Barru (Sumpangbinangae) Rayon VII

Daerah bagian Makale Rantepao (Makale) Rayon VII

Daerah bagian Ajataparang (Pare-Pare) Rayon VII

Daerah bagian Mamasa Rayon VII

Daerah bagian Palopo Rayon VII

Daerah bagian Masamba Rayon VII

Daerah bagian Malili Rayon VII

Daerah bagian Buton (Bau-bau) Rayon VII

Daerah bagian lain dalam daerah Sulawesi Selatan Rayon VIII IX. Propinsi Maluku

Daerah Maluku Utara:

Daerah bagian Ternate Rayon X

Daerah bagian Jailolo Rayon X

Daerah bagian Tobelo Rayon XI

Daerah bagian lain dalam daerah Maluku Utara Rayon IX

Daerah Maluku Selatan:

Daerah bagian Saparua Rayon IX

Daerah bagian Buru (Namlea) Rayon IX

Daerah bagian Kepulauan Aru (Dobo) Rayon X

Daerah bagian Amboina (Ambon) Rayon X

Daerah bagian lain dalam daerah Maluku Selatan Rayon VIII X. Propinsi Sunda Kecil

Daerah Bali Rayon VII

Daerah Lombok Rayon VI

Daerah Timor dan Kepulauannya Rayon VII

Daerah Sumba Rayon VIII

Daerah Flores Rayon VIII

Daerah Sumbawa Rayon VII Kutipan: LN 1952/32

Komentar!